12 Keterampilan Yang Akan Menjadikan Anda Aset Berharga Bagi Perusahaan Mana Pun

Hadir dalam pertemuan itu Agfar Patanga sendiri serta sejumlah tokoh Muslim asal Gorontalo dan Sulawesi Selatan, yakni Adnan Arsal, Hasan Lasiata, Nani Lamusu, Maro Tompo, Daeng Raja, Mandor Pahe, Atmajaya Marjun, dan Mukhtar Lapangasa. Kelompok ini kemudian mengformalkan dirinya menjadi Forum Silaturahmi & Perjuangan Umat Islam yang kemudian berganti nama menjadi Forum Pembela Umat Islam yang dipimpin oleh Adnan Arsal sebagai ketua dan Hasan Lasiata sebagai sekretaris. Tanggal 24 Desember 1998, selebaran itu sudah siap untuk diedarkan. Tinggal menunggu momen politik yang tepat, yang diciptakan dengan memanipulasi perkelahian yang lumrah di antara dua orang pemuda yang kebetulan berbeda agama, menjadi peristiwa pelecehan umat Islam yang dipicu oleh minuman keras. Sementara itu, muncullah generasi muda beragama Islam yang juga sudah berpendidikan tertier, baik yang berasal dari masyarakat turunan Gorontalo dan Jawa di kota Poso, maupun dari suku-suku asli yang dominan Muslim, seperti Tojo dan Bungku.

Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara terus belajar dan mengikuti tren terbaru yang diminati oleh para konsumen. Dengan mengikuti tren tersebut, maka Anda beserta tim dapat melancarkan sebuah strategi bisnis terbaru agar perusahaan bisa tetap berjalan dengan baik. Anggota tim adalah cerminan dari nilai-nilai yang Anda tetapkan dalam lingkungan perusahaan atau organisasi. Kepemimpinan yang sukses mengharuskan Anda untuk melakukan yang benar untuk tim dan bisnis. Jadilah sosok pemimpin yang konsisten dalam memberikan teladan yang baik dan benar di setiap aktivitasnya.

Kepemimpinan meliputi proses mempengaruhi dalam menentukan tujuan organisasi, memotivasi perilaku pengikut untuk mencapai tujuan, mempengaruhi untuk memperbaiki kelompok dan budayanya. Manajemen diri merupakan kemampuan seseorang untuk mengurus dirinya dan berhubungan dengan bagaimana mengelola hari. Bentuknya adalah dengan mengendalikan pikiran, ucapan, serta perbuatan yang dilakukan, sehingga terhindari dari hal-hal yang tidak baik atau tidak bermanfaat. Manajemen diri tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, suatu penelitian menyebutkan bahwa motivasi serta kesenangan yang dialami seseorang dapat menularkan kepada orang lain. Gaya kepemimpinan seseorang harus disesuaikan dengan tingkat kematangan bawahannya. Hal itu dikarenakan tidak semua karyawan bisa menerima perlakuan yang sama.

Sebaliknya, feedback rutin dari tribe chief, anggota tim, dan kolega lain menginformasikan evaluasi mereka dan jenis pelatihan yang mereka berikan. Karena mereka tidak memberikan pengawasan langsung, rentang kendali mereka dapat berkembang pesat, sebuah fakta yang dapat menghilangkan beberapa lapisan manajemen. Hanya sedikit perhatian yang diberikan pada beban kognitif dan emosional yang diciptakan oleh perubahan besar ini bagi individu yang terlibat, termasuk eksekutif senior yang bertanggung jawab atas keberhasilan atau kegagalan transformasi perusahaan. Bahkan pemimpin terbaik dan paling cerdas sekalipun akan mengarahkan perusahaan mereka ke dalam, dan melalui, kabut ketidakpastian, baik secara sadar maupun tidak. Bahkan para pemimpin berpengalaman pun menginternalisasi tekanan akut saat seperti itu dengan sedemikian rupa sehingga penilaian dan keterampilan mereka dalam membuat keputusan tampak tidak memadai.

Dari situ, murid bisa belajar bagaimana cara untuk memperbaiki kesalahan dan berani bertanggung jawab atas kesalahan yang diperbuat. Kalau sekadar materi pelajaran, mungkin semua bisa saja tahu karena tertulis dalam buku pelajaran. Ada baiknya dalam pelajaran yang diajarkan juga menanamkan nilai moral yang bisa dijadikan bahan pelajaran hidup. Terlebih lagi, guru dinilai sebagai sosok yang berpendidikan yang diharapkan mampu mendidik anak bangsa untuk masa depan. Jangan lupa setidaknya untuk mendapatkan feedback dari tim member kamu mengenai keterampilan manajer kamu. Kemampuan untuk mengatasi masalah demi masalah harus kamu atasi dengan sigap.

Tentu saja konflik yang dapat merangsang perubahan dalam organisasi dan dapat menolong organisasi untuk secara terus menerus belajar , namun tidak semua konflik akan menciptakan perubahan yang positif. Konflik yang mampu merangsang perubahan hanyalah konflik yang lazim disebut konflik fungsional. Disini seorang leader/manager/pemimpin dituntut agar berperan besar untuk membuat dan membawa kearah konflik yang fungsional bukan membawa kearah konflik yang desdruktif/merusak. Mereka mampu meramaikan suasana dalam suatu kelompok, sehingga kelompok tersebut tampak ‘hidup’. Guru juga manusia, tidak luput dari kesalahan meski tidak pernah berniat melakukan hal itu.

Mengetahui kemampuan diri kita sendiri untuk memimpin

Karena sebagai seorang pemimpin tenaganya sewaktu-waktu akan dibutuhkan dan harus sanggup melaksanakannya mengingat kedudukannya dan fungsinya sebagai seorang pemimpin. Maka dari itu kesehatan fisik dan psychological benar-benar diperlukan bagi seorang pemimpin. Untuk bisa menjalani karier dengan baik, maka ada beberapa hal yang bisa Anda pelajari. Anda bisa belajar bersama kami di sini, jika Anda membutuhkan bantuan profesional untuk menapaki karier menjadi seorang pemimpin yang baik. Seorang pemimpin yang baik adalah dia yang sangat mengenal dirinya sendiri dengan baik pula.

Suker