Seorang Pemimpin Harus Pahami Kemampuan Bawahan Dan Anatomi Satuan

Berdasarkan studi dan penelitian yang dia lakukan bersama orang Gadsup, dia mengembangkan teori perawatan budaya dan metode etnonursing. Teorinya membantu para mahasiswa perawat untuk memahami perbedaan budaya manusia, sehat dan sakit. Leininger mengembangkan teorinya , yang berbasis keyakinan seseorang terhadap budaya yang berbeda, sebagai informasi dan panduan perawat profesional dalam memberikan asuhan. Menjadi seorang pemimpin wajib memiliki kemampuan manajerial bisnis yang mampu mengelola dan memotivasi timnya secara efektif.

Public talking akan membawamu menjadi seseorang yang berpikir lebih kritis. Pintar public speaking sangat mungkin untukmu menjadi seorang pemimpin, baik dalam perkuliahan atau pekerjaan. Kamu bisa memimpin teman-temanmu untuk menggantikan dosen yang tidak hadir dengan menjelaskan tugas-tugas yang telah diberikan dosen tersebut sebelumnya, dimana kamu akan berbicara di depan kelas. kehilangan kontrol, unjuk rasa kepada Komandan, tindakan Komandan yang tidak proporsional, mengelak dari tanggung jawab dan ragu-ragu dalam mengambil keputusan. Oleh karenannya berkomunikasi dengan Tuhan melalui doa dan rasa syukurnya merupakan bagian yang tidak boleh dilupakan oleh seorang terpelajar.

Anda juga memandang diri sendiri dengan takaran yang akurat, termasuk menyadari kekurangan dan kelebihan diri sendiri. Bahkan, individu dengan harga diri atau self-esteem rendah, memiliki perasaan malu berlebihan, hingga kecemasan dan kondisi depresi. Dalam ilmu psikologi, vanity atau harga diri adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan nilai personal seorang individu, terhadap dirinya sendiri. Dalam arti kata, self-esteem merujuk pada cara Anda menghargai, mengapresiasi, dan menyukai diri sendiri. Dalam menjalani kehidupan, kita membutuhkan IQ untuk mempertimbangkan setiap rencana keputusan yang hendak kita ambil dengan menemukan fakta yang akurat dan objektif, serta memprediksi risiko dan konsekuensi yang akan ditimbulkan.

Akan tetapi saya memiliki spektrum hidup yang lebar dan harus disyukuri makanya gampang saya memimpin, tergantung siapa yang dipimpin. Kalau mereka menghendaki saya di depan saya akan di depan tapi kalau mereka menghendaki saya di tengah saya akan turun. Berkomunikasi adalah hal yang pentingyang harus kita lakukan kapan dan dimana saja.

Koreksi-koreksi semacam ini bisa kita dapatkan dengan bertanya pada teman atau karyawan kita sendiri mengenai hal apa yang harus kita tingkatkan dan bagaiman kemampuan yang kita miliki saat ini. Dalam dunia kepemimpinan terdapat three aspek penting yaitu sasaran, resiko dan konsekuensi. Sasaran seorang pemimpin haruslah jelas agar upaya yang dilakukan dapat mencapai sasaran atau tujuan yang telah ditentukan. Setelah menentukan sasaran yang jelas, selanjutnya adalah berani mengambil resiko. Terkadang ketika kita melakukan sebuah upaya untuk mendapatkan sesuatu, tak jarang kita harus melakukan dengan cara yang dapat menghasilkan sebauh resiko. Untuk itu, demi sebuah tujuan, resiko apapun harus diambil agar tujuan kita dapat terwujud.

Kemampuan untuk mengubah keadaan menjadi lebih baik ditentukan dari pola pikir, apa yang bisa dilakukan demi masa depan yang lebih baik. Yang ideal tentu saja orang yang memang berbakat menjadi pemimpin, berada di tempat yang benar, sehingga dia bisa belajar menjadi pemimpin yang baik. Mereka mampu menjadi seorang pribadi yang berhasil, di usianya yang masih muda. Walau begitu, tidak sedikit orang-orang muda yang sangat mudah meraih sukses, namun dengan cepat pula kehilangan kesuksesannya tersebut. Antusiasme peserta juga sangat banyak terlihat dari 1.691 orang peserta yang tersebar dari mahasiswa UMB, mahasiswa UMS serta umum yang berasal dari Indonesia dan Malaysia. Catatan tersebut juga berguna untuk menentukan kegiatan mana yang paling penting atau memiliki tingkat urgensi yang besar dibandingkan kegiatan lain.

Mengetahui kemampuan diri kita sendiri untuk memimpin

Tak banyak orang bisa melakukan hal tersebut, karena setiap individu memiliki karakter yang berbeda. Namun, ketika menjadi seorang pemimpin, hal tersebut harus bisa kita atasi. Namun penulis yakin setiap individu mempunyai jawabannya masing-masing tergantung tipe kepemimpinan, lalu bagaimana cara seorang pemimpin untuk mengolah dan melatih kemampuan memimpinnya.

Anda harus dapat mengenali dan mengidentifikasikan perasa­an apapun yang sedang Anda rasakan. Untuk mengenali perasaan yang terdalam, kita perlu senantiasa memisahkan diri kita dengan emosi yang kita rasakan. Seorang pemimpin yang mengukur kesuksesan dirinya berdasarkan pujian, maka ia akan selalu dihantui oleh kecemasan sepanjang masa jabatannya. Kalau ia mendapat pujian ia akan merasa senang, tetapi jika menerima kritik, ia akan merasa sangat terpukul.

Suker